Acara Tulak bala di Siring keramat Tideng Pale, Rabu.(21/9/2022).
Dengan Tema ' PETULID DE RASA PETAWOY DE BALA'
Dihadiri oleh Bupati Tana Tidung, Ketua dan Anggota DPRD, Sekda, Dandim 0914/TNT, Asisten, Kepala OPD, Kapolsek, Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung, serta Para Tokoh Masyarakat,Adat,Agama, Wanita dan Masyarakat Kabupaten Tana Tidung.
Pada kegiatan tersebut Bupati Tana Tidung Menyampaikan Sambutannya bahwa Kegiatan ini merupakan kegiatan Tulak bala yang dilaksanakan di akhir Bulan safar yang sudah menjadi tradisi di masyarakat Tidung untuk itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tana Tidung agar memanjatkan doa Tulak bala supaya kita semua terhindar dari Marabahaya dan selalu kita dalam lindungan Allah.
Beliau juga menyampaikan bahwa Semua Bulan dan Semua hari itu baik tidak ada hari yang buruk namun sebagai Masyarakat yang berbudaya tentu memiliki tradisi yang harus terus dilestarikan dari generasi ke generasi dan salah satu yaitu tradisi tolak bala di bulan safar. Hal ini sebagaimana kaidah fiqih dari mahzab imam Syafi'i menyatakan bahwa 'Al Adatu Muhakkammah' yang maknanya Adat Kebiasaan Masyarakat bisa dijadikan Sumber Hukum asalkan tidak bertentangan dengan Ajaran agama Islam.
'Ungkap Bupati Tana Tidung'
Usai sambutan Bupati Tana Tidung dilanjutkan dengan penyerahan Penghargaan Rekor Muri dari Tim Muri yaitu Lutvi Syah Pradana dan Tim Muri menyatakan bahwa sajian Imbiuku/ketupat dengan Jumlah 67.693 menjadi rekor Dunia- Indonesia
Prosesi Acara Tulak Bala Bulan Safar Dengan Memecahkan Rekor Muri 67.693 Ketupat/Imbiuku